kemisan

karena hidup (di manchester) bukan hanya untuk sekolah

tentang kemisan

with 5 comments

kemisanKemisan (atau Reboan, atau Selasaan, atau Jumatan) adalah forum diskusi informal bagi mahasiswa/i Indonesia yang sedang menempuh studi undergraduate, master atau doktoral di Manchester yang sudah 4 tahun ini berjalan.

1. Tentang Forum Diskusi ini
Untuk membantu para mahasiswa, baik undergraduate (UG) -khususnya tahun ketiga, master (PGT) atau doktoral (PGR), beberapa warga Manchester menyediakan diri secara sukarela untuk mengorganisir diskusi bagi para mahasiswa. Diskusi ini diadakan bagi mereka yang berminat ngobrol-ngobrol dengan topik seputar hidup akademik (studi, paper, riset, dll) di kampus. Semuanya diundang untuk hadir di forum ‘ngopi + brownbag lunch’ setiap hari dan waktu tertentu di kampus. Dalam forum ini, dibicarakan berbagai hal tentang hidup akademik di sini. Termasuk bertukar gagasan dan ide mengenai assignment, paper, dan konsultasi tugas, penelitian dan disertasi, dll. Yang lebih senior bisa membantu yang lebih yunior. Yang belajar lebih dulu bisa membagikan ilmunya. Yang sudah berpengalaman bisa membagikan pengalamannya, dst. Konkritnya: yang sudah pernah master membantu para mahasiswa master, yang sudah pernah PhD membantu adik-adik PhD-nya.

2. Perjalanan Forum
Acara ini sudah dicoba diselenggarakan sejak empat tahun terakhir, yakni tahun akademik 2004-2005. Saat itu (ketika mbak Wiwien, mas Djati, mas Nuli, mbak Tyas, cs. mengambil master) kumpul-kumpul ini sifatnya lebih informal, “nembak kalau butuh”. Tetapi setidaknya sedikit banyak membantu kawan-kawan saat itu dalam menulis paper, menulis disertasi, dll. Di tahun akademik 2005-2006 (jaman bang Anto Marboen, pak Siprianus, pak E1, zus Ita), acara ini sudah mulai tertata, seminggu sekali di IDPM cafe setiap hari Selasa — “selasaan”. Beberapa kawan juga terbantu dalam tugas paper dan disertasinya. Tahun akademik 2006-2007 (periode Ocky, Bowo, Idep, Nayarini, dkk) acara sudah berjalan rutin dan diskusi berjalan produktif setiap hari Rabu — “reboan”. Beberapa peserta merasa terbantu dalam tugas-tugas paper, presentasi, hingga disertasi. Tahun akademik 2007-2008 (saat Irsan, Utty, Negla, Novi, Aska, Adhy, dkk), acara sudah berjalan rutin dan teratur tiap hari Kamis — “kemisan”. Saya kira kawan-kawan periode ini cukup terbantu dalam tugas-tugas, presentasi, hingga disertanya. (Silakan kawan-kawan yang pernah mengalami acara ini/s2elasaan/reboan/kemisan, bercerita sendiri).

Dari pengamatan dan pengalaman, forum open clinic semacam ini sebenarnya membantu para mahasiswa untuk membuka diri pada gagasan-gagasan baru dan karenanya bisa saling membantu melengkapi. Dan, tak saja karena soal-soal/urusan akademis, tetapi karena bertemu dengan kawan-kawan dari Indonesia (dengan segenap guyon, gelak tawa, dll.) juga menambah motivasi ketika merasa capek, lelah, jenuh dan bosan dengan rutinitas kuliah dan studi.

3. Model/pendekatan
Acara ini bersifat bebas. Terbuka bagi siapa saja. Tak setiap sesi harus datang. Silakan datang jika membutuhkan. Beberapa kawan senior menyediakan diri untuk sebisanya selalu hadir, misalnya bang Gindo Tampubolon (peneliti di ISC, School of Social Sciences, UoM), Yanuar Nugroho (peneliti di MIOIR/PREST, Manchester Business School, UoM), Pak Yohanes Kadarusman (mahasiswa doktoral di IDPM, School of Environment and Development, UoM), Mas Budi “Iwan/E1” Wardhana (alumnus MA dari IDPM, UoM) dan kawan-kawan lain. Dulu ada Bp. Epa Yonnedi (lulusan PhD dari IDPM, UoM), IDPM. Meski kebanyakan yang ‘memanfaatkan’ forum ini sejak 2004-2005 adalah para mahasiswa dari bidang social science (termasuk Economics dan Law), tapi ada mahasiswa yang belajar engineering yang juga mendapatkan manfaat dari bertukar gagasan semacam ini. (Bear in mind, para ‘pengasuh’ forum ini juga punya latar belakang teknik (selain ekonomi dan sosial) di S1 dan S2 mereka).

Saya mencatat, saat ini (2008-2009) ada cukup banyak kandidat PhD di Manchester: mBak Vera, Mas Cahyo, Mas Nugie, Mas Jimmy, Mas Spits-Warnars, Pak Nyoman Jaya — dan mungkin masih ada lagi yang belum saya kenal? Saya mengundang kawan-kawan kandidat PhD ini untuk hadir di forum ini. Kebanyakan alumnus master dari Inggris, ada yang dari Belanda — pengalaman anda sekalian pasti berharga untuk dibagikan. Setidaknya, anda bisa ikut membantu adik-adik master dan undergrad dalam tugas-tugas akademik mereka.

4. Tentang rencana forum ini pada tahun akademik 2008-2009

Tempat pertemuan sementara ini diputuskan TETAP di World Cafe Harold Hankins Building (dulu namanya IDPM Cafe, kini namanya MBS Cafe at Harold Hankins), yaitu di lantai 5 Harold Hankins Building, tepat di atas Accommodation Office di Precinct Centre. (Cara mencapainya ada di sini http://www.mbs.ac.uk/research/engineering-policy/documents/MBSMAP101204.pdf).

Tempat ini dipilih (bukan di North Campus atau di tempat lain) karena
1. berada relatif di tengah dan
2. lebih accessible bagi para pengasuhnya, i.e. rekan-rekan senior yang memberikan komitmen membimbing/memoderasi forum (ctt. Bang Gindo, Pak Rusman berkantor di Arthur Lewis, saya berkantor di MBS).

Mohon maaf tidak ada proses demokratik untuk menentukan tempat ini – melainkan veto dari saya selaku pengelola forumπŸ™‚ (Jika nanti dalam proses jalannya pertemuan dirasa ada tempat yang lebih baik, bisa dibicarakan. Tetapi sementara ini dulu).

Waktu – Untuk Semester 1 2008-2009
12.30 – 13.30 GMT

Terbuka kemungkinan untuk menggantinya pada semester depan, menyesuaikan dengan availability kawan-kawan yang berminat berkumpul. Karena itu saya mohon dipilih dari alternatif ini:

5. Lain-lain
Saya mengharapkan (dan meminta) para mantan peserta forum ini bisa bercerita lebih banyak pada kawan-kawan yang baru hadir tentang manfaat (atau mudarat) forum ini. Jika memang para mahasiswa baru angkatan ini berminat pada forum ini, forum ini akan dilanjutkan. Namun jika tidak, never mind. Para pengasuhnya toh tetap akan selalu kumpul-kumpul sembari minum kopi ..πŸ™‚

Salam,

y – salah satu pengasuh forum.

ps. sebagian yang ada di foto ini adalah peserta kemisan 2007-2008

Written by Yanuar Nugroho

November 9, 2008 at 5:23 pm

Posted in info umum

Tagged with

5 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Wah… asik ya mas forum Kemisan-nya.. Ikut senang membacanya dari Jakarta..πŸ™‚

    Aar

    November 15, 2008 at 1:23 am

  2. terima kasih komentarnya mas aar. iya .. beginilah. jauh di rantau, harus saling membantu …πŸ™‚ seperti saya tulis di posting yang lain, ini juga agar adik-adik di sini tidak hanya habis waktunya untuk “kejar setoran” sekolah .. melainkan punya waktu untuk mengeksplorasi hidup mereka — mumpung di sini ..πŸ™‚ salam buat keluarga ..

    Yanuar Nugroho

    November 15, 2008 at 1:28 am

  3. […] mengapa saya (dan bang gindo, pak rusman, pak iwan) mau berepot-repot mengurusi kemisan manchester ini sejak 4 tahun yang lalu. “lho apa tidak kebalik?” tanya kawan saya itu, “bukankah justru karena kita di […]

  4. wah di manchester ya..
    lumayan jauh nih..
    kalo di london pasti ikutan..

    koko

    May 8, 2009 at 11:37 am

  5. saya jadi membayangkan, suatu hari bisa ikut kemisan ini. Jadi partisipan dari kategori umum tetap boleh kan mas? Karena belajar, tidak musti dari sekolah… ho ho ho

    anggita

    June 8, 2009 at 12:48 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: